Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gempa NTT M7,7 Belum Berakhir, 4.258 Gempa Susulan Guncang Flores

Peta BMKG menunjukkan sebaran gempa susulan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.
Peta sebaran aktivitas gempa susulan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa M7,7 pada 15 Agustus 2026. Hingga pembaruan 19 Agustus 2026, BMKG mencatat 2.768 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M6,2.

NUSA TENGGARA TIMUR, PantauKabar.com - Aktivitas gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menjadi perhatian setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang kawasan tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga memasuki hari ketujuh pascagempa utama, ribuan gempa susulan masih tercatat dan masyarakat di sejumlah wilayah diminta tetap waspada.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Jumat (21/8/2026), pukul 16.00 WIB, tercatat 4.258 gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai M6,2. Angka tersebut menunjukkan aktivitas seismik di wilayah Flores masih berlangsung meskipun kecenderungan aktivitas gempa mulai menurun.

Gempa Utama M7,7 Picu Peringatan Tsunami

Gempa utama terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Berdasarkan pemutakhiran parameter BMKG, gempa memiliki kekuatan M7,7 dengan kedalaman sekitar 15 kilometer.

Episenter gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. Gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust, sebuah sistem sesar naik yang berada di wilayah utara Pulau Flores.

Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami. BMKG mendeteksi tsunami di sejumlah lokasi, dengan ketinggian terbesar tercatat di Pota, Manggarai Timur, yakni sekitar 1,605 meter. Peringatan dini tsunami kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB pada hari yang sama.

Ribuan Gempa Susulan Terus Terjadi

Setelah gempa utama, aktivitas seismik terus terjadi. Pada 19 Agustus, BMKG mencatat 2.768 gempa susulan dengan magnitudo antara M1,1 hingga M6,2. Dari jumlah tersebut, 24 gempa memiliki magnitudo di atas M5 dan 81 gempa dirasakan masyarakat.

Jumlah tersebut terus bertambah. BNPB mencatat hingga 21 Agustus terdapat 4.258 gempa susulan. Sementara itu, BMKG pada 20 Agustus telah mencatat 3.422 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar M6,2.

BMKG sebelumnya menjelaskan bahwa rangkaian gempa susulan diperkirakan masih dapat berlangsung selama beberapa pekan. Masyarakat diimbau tidak panik, tetapi tetap waspada terhadap kemungkinan guncangan berikutnya.

Dampak Gempa Masih Dirasakan Warga

Gempa M7,7 menimbulkan dampak cukup besar di sejumlah wilayah Flores. BNPB terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi logistik, serta perbaikan infrastruktur yang terdampak.

Memasuki hari ketujuh pascagempa, sejumlah infrastruktur vital mulai kembali pulih. BNPB melaporkan jaringan kelistrikan di wilayah Flores bagian timur dan barat telah kembali 100 persen. Distribusi energi juga berangsur normal. Hingga 20 Agustus, sebanyak 56 SPBU atau seluruh SPBU di Pulau Flores telah kembali beroperasi.

Pemerintah juga terus mengirimkan bantuan kepada masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian. Pada 21 Agustus, BNPB melaporkan sebanyak 65 ton logistik diterbangkan ke Maumere dan Labuan Bajo. Secara kumulatif, bantuan pangan dan nonpangan yang telah disalurkan sejak 15 hingga 21 Agustus mencapai 778 ton.

Warga Diminta Waspadai Bangunan Rusak

Di tengah masih berlangsungnya gempa susulan, masyarakat yang tinggal di bangunan terdampak diminta berhati-hati. Guncangan lanjutan berpotensi memperparah kondisi bangunan yang sebelumnya telah mengalami kerusakan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Informasi mengenai gempa, tsunami, maupun perkembangan aktivitas seismik dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG.

Meski aktivitas gempa susulan menunjukkan kecenderungan menurun, kondisi Flores belum sepenuhnya kembali normal. Ribuan gempa susulan yang telah tercatat menjadi pengingat bahwa masyarakat di wilayah terdampak masih harus menjaga kewaspadaan sambil mengikuti proses pemulihan yang dilakukan pemerintah.

Dengan penanganan darurat yang terus berjalan dan infrastruktur vital yang mulai pulih, pemerintah berharap kondisi masyarakat Flores dapat segera kembali stabil. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan hingga aktivitas gempa susulan benar-benar mereda.



Alfiyan akbar Rozi
Penulis Kontributor
Alfiyan akbar Rozi
📚 Informatics Student | UTY 🎥 Crew branding&sosial mediastrategis@persewaan_proyektor_yogyakarta 🌐 Trilingual (ID | EN | AR) 📍 Yogyakarta |
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Gempa NTT M7,7 Belum Berakhir, 4.258 Gempa Susulan Guncang Flores
  • Gempa NTT M7,7 Belum Berakhir, 4.258 Gempa Susulan Guncang Flores
  • Gempa NTT M7,7 Belum Berakhir, 4.258 Gempa Susulan Guncang Flores
  • Gempa NTT M7,7 Belum Berakhir, 4.258 Gempa Susulan Guncang Flores
  • Gempa NTT M7,7 Belum Berakhir, 4.258 Gempa Susulan Guncang Flores
  • Gempa NTT M7,7 Belum Berakhir, 4.258 Gempa Susulan Guncang Flores