Polda NTB Kantongi Bukti Pungli Beasiswa KIP di Kampus Swasta Mataram, Dua Tahun Lebih Berjalan Sistematis

MATARAM – Pantaukabar.com – Ilustrasi pungutan liar Aksi pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) di salah satu kampus swasta Mataram, NTB, terbukti bukan isapan jempol. Polisi telah mengantongi sejumlah bukti adanya praktik pungli dana bantuan pendidikan dari pemerintah tersebut. Dikutip dari liputan6.com, Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol.
Endriadi, Kamis (2/7/2026), mengatakan pihaknya sudah berada di tahap penyelidikan dan memiliki bukti-bukti kuat. "Bukti itu berupa surat, kuitansi, dokumen, ada bukti transfer juga," katanya. Dugaan Pungli Sistematis Lebih dari 2 Tahun Endriadi menyampaikan proses telaah kini ditindaklanjuti tim Subdirektorat III Bidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrimsus Polda NTB. Berbagai kalangan mulai dari masyarakat umum, akademisi, hingga pejabat terkait sepakat bahwa diperlukan tindakan konkret dan terukur.
Aplikasi dan kebijakan bidang pendidikan terus berkembang pesat setiap tahunnya. Pembaruan ini dirancang untuk memudahkan proses administrasi pendidikan yang akurat, transparan, dan tepat waktu di seluruh jenjang sekolah.
Panduan Teknis & Pembaruan Polda NTB Kantongi Bukti Pungli Beasiswa KIP di Ka
"Kami sedang melakukan penelitian terhadap laporannya. Dugaannya mengarah ke pungutan liar," ujarnya. Indikasi pidana ini terjadi pada pengelolaan beasiswa KIP di kampus berinisial UBI yang bernaung di bawah yayasan berinisial MFH.
Operator dan tenaga administrasi sekolah di berbagai daerah melaporkan beberapa kendala teknis yang kerap muncul. Dukungan bimtek intensif dan helpdesk yang responsif dari dinas pendidikan sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah lapangan.
Kendala Lapangan & Solusi Praktis
Praktik pungli ini masuk ke Polda NTB berdasarkan aduan kelompok masyarakat. Mereka menuding sejumlah pihak kampus mengambil keuntungan dari pengelolaan beasiswa KIP secara sistematis dan berlangsung lebih dari dua tahun ajaran dengan mengeksploitasi mahasiswa penerima. Panggil Penerima Beasiswa untuk Klarifikasi Untuk penguatan alat bukti, Polda NTB mengagendakan pengumpulan data dan keterangan dengan memanggil sejumlah pihak yang mengetahui dan terlibat.
Komunitas operator se-NTB aktif berbagi solusi melalui grup-grup media sosial. Kerjasama antar operator ini terbukti menjadi jalur tercepat dalam menyelesaikan kendala teknis sehari-hari yang dihadapi.
Backup data secara rutin ke media penyimpanan lokal sangat dianjurkan sebelum melakukan sinkronisasi. Hal ini untuk mengantisipasi kehilangan data apabila terjadi gangguan teknis pada server pusat Kemdikbud.
Tips & Rekomendasi Pengisian Polda NTB Kantongi Bukti Pungli Beasiswa KIP di Ka
"Yang baru diklarifikasi dari mahasiswa penerima," ucap Endriadi. Polda NTB menegaskan akan mendalami kasus ini hingga tuntas agar dana KIP yang seharusnya diterima penuh oleh mahasiswa, tidak dipotong secara ilegal oleh oknum kampus. /* Sembunyikan informasi penulis bawaan tema Blogger */ .post-author, .post-author-name, .byline.post-author, span.post-author, [itemprop="author"], .post-header-line-1 .post-author { display: none !important; } Penulis Kontributor Duta jr 10 Kontributor Pantau Kabar
Peningkatan literasi digital para tenaga kependidikan menjadi investasi jangka panjang yang sangat berharga. Sekolah yang memiliki operator terlatih cenderung memiliki kualitas data yang lebih akurat dan proses administrasi yang jauh lebih efisien.
Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, komunitas lokal, dan media independen menjadi kunci keberhasilan penanganan isu Polda NTB Kantongi Bukti Pungli Beasiswa KIP di Ka secara menyeluruh dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Pantaukabar.com berkomitmen menghadirkan laporan mendalam, faktual, dan berimbang mengenai setiap perkembangan penting di wilayah MATARAM dan seluruh Indonesia, demi mewujudkan masyarakat yang cerdas, terinformasi, dan berdaya.