Mengejutkan! Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Pimpin Sementara
JAKARTA, PantauKabar.com - Keputusan Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) telah menggegerkan dunia keuangan nasional di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran dirinya, dan kepemimpinannya digantikan sementara oleh Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Gubernur Bank Indonesia hingga gubernur definitif ditetapkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Bank Indonesia di Jakarta, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan keputusan tersebut. Pemerintah menghargai pengabdian Perry Warjiyo yang telah memimpin bank sentral selama kurang lebih tujuh tahun dan memastikan bahwa proses pergantian kepemimpinan akan dilakukan sesuai dengan undang-undang.
Bank Indonesia menyatakan bahwa Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela karena alasan pribadi. Surat pengunduran diri dikirim pada 25 Juli 2026 dan diterima oleh pemerintah sebelum diumumkan kepada publik. Sampai saat ini, belum ada penjelasan yang lebih rinci tentang motivasi pribadi yang mendasari keputusan tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah akan segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberhentian secara hormat Perry Warjiyo.
"Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo, disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun memimpin Bank Indonesia," ujar Prasetyo Hadi.
Sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior otomatis menjalankan posisi Gubernur BI untuk sementara. Oleh karena itu, Destry Damayanti dianggap mengemban posisi sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI sementara Presiden mengajukan calon gubernur definitif kepada DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan.
Dalam konferensi pers pertamanya sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti memastikan bahwa pelaksanaan tugas Bank Indonesia tidak akan terganggu oleh pergantian kepemimpinannya. Setiap anggota Dewan Gubernur terus bekerja sama untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, katanya.
"Bank Indonesia akan selalu memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, serta menjaga stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Destry Damayanti.
Pengunduran diri Perry Warjiyo terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap independensi Bank Indonesia dan kondisi nilai tukar rupiah. Ada beberapa analis yang berpendapat bahwa pergeseran cepat kepemimpinan bank sentral dapat berdampak pada persepsi investor dalam jangka pendek. Pelaku pasar memperhatikan arah kebijakan moneter berikutnya setelah pengumuman tersebut, dan nilai tukar rupiah sempat melemah.
Namun, pemerintah meminta masyarakat dan pelaku pasar untuk tetap santai. Untuk memastikan bahwa kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan tetap berjalan sebagaimana mestinya, pemerintah menjamin bahwa transisi kepemimpinan akan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Selama penunjukan Destry Damayanti sebagai pejabat sementara, Bank Indonesia diharapkan dapat mempertahankan fungsi utamanya dalam menjaga stabilitas rupiah, mengontrol inflasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
