Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BRIDA NTB Siapkan Sayembara Riset 2026, Peneliti Muda Berpeluang Raih Pendanaan Rp30 Juta

Kepala BRIDA NTB I Gede Putu Aryadi memimpin rapat persiapan Sayembara Riset dan Inovasi Peneliti Muda NTB Tahun 2026 di Aula BRIDA NTB, Lombok Barat.
Kepala BRIDA NTB I Gede Putu Aryadi memimpin rapat persiapan Sayembara Riset dan Inovasi Peneliti Muda NTB Tahun 2026. Melalui program ini, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan pendanaan sebesar Rp30 juta untuk masing-masing dari 15 proposal inovasi terbaik guna mendukung riset yang berdampak bagi pembangunan daerah.

LOMBOK BARAT, PantauKabar.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) terus memperkuat budaya penelitian dengan menyiapkan sayembara Riset Inovasi Peneliti Muda NTB Tahun 2026. Lewat program ini, Pemerintah akan memberikan pendanaan sebesar Rp30 juta untuk masing-masing proposal terbaik yang dinilai mampu menghadirkan solusi berbagai macam persoalan pembangunan di daerah.

Persiapan sayembara ini dibahas langsung melalui rapat Tim Evaluasi Riset dan Inovasi Daerah yang berlangsung di aula BRIDA NTB, Lombok Barat. 

Pertemuan tersebut yang langsung di pimpin oleh kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, bersama tim evaluasi yang ia bentuk berdasarkan surat hasil keputusan dari Gubernur NTB. Selain itu dibahas juga bagaimana mekanisme pelaksanaan, rapat juga memastikan langkah awal untuk proses seleksi berjalan dengan objektif dan menghasilkan penelitian yang benar-benar bermanfaat kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya nanti peserta akan melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran secara daring, seleksi administrasi, penilaian proposal, presentasi hasil peneliltian,
hingga penentuan pemenang oleh dewan juri. semua proses itu akan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang saat ini masih dalam taham penyempurnaan.

Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi mengatakan bahwa pemerintah ingin mengubah pola riset yang selama ini hanya menghasilkan laporan menjadi inovasi yang bisa diterapkan secara langsung.

"Kita ingin setiap inovasi tidak hanya berhenti pada konsep atau laporan penelitian, tetapi dapat benar-benar diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, 
diperlukan kolaborasi lintas sektor, pendampingan di lapangan, serta penyusunan policy paper sebagai dasar penguatan NTB menuju rumah inovasi Daerah" ujar Aryadi.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh penelitian yang memperoleh dukungan dari pemerintah harus berkaitan dengan arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan peta jalan pengembangan.

Ilmu pengetahuan serta teknologi di Provinsi NTB. Oleh karna itu hasil riset tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan pemerintah.

Aryadi juga mencontohkan bahwa salah satu keberhasilan BRIDA yang mengembangkan pupuk kompos berbahan dasar kotoran sapi dan kelelawar untuk budidaya anggur lokal. Inovasi tersebut kemudian berkembang menjadi produk turunan berupa wine tanpa alkohol dan wine berbumbu rempah yang memiliki nilai jual dan diminati wisatawan.

Menurutnya penelitian itu menunjukkan jika penelitian yang tepat
dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan daya saing daerah. Rapat tersebut turut dihadiri akademisi, praktisi, serta perwakilan Universitas Mataram (UNRAM) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Berbagai macam masukan telah diberikan guna menyempurnakan aturan pelaksanaan sayembara, termasuk juga mengenai penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelegence/AI) dalam penyusunan proposal, kriteria peneliti muda, sampai iuran penelitian yang wajib dihasilkan.

Lewat program ini, BRIDA NTB berharap semakin banyak peneliti muda yang terdorong menghasilkan inovasi berkualitas. Fokus penelitian akan di alihkan pada tiga isu utama pembangunan daerah, yakni pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan dan penurunan stunting, serta pengembangan sektor pariwisata. pemerintah optimis hasil penelitian yang terpilih nanti mampu menjadi solusi nyata sekaligus mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

 

Alfiyan akbar Rozi
Penulis Kontributor
Alfiyan akbar Rozi
📚 Informatics Student | UTY 🎥 Crew branding&sosial mediastrategis@persewaan_proyektor_yogyakarta 🌐 Trilingual (ID | EN | AR) 📍 Yogyakarta |
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • BRIDA NTB Siapkan Sayembara Riset 2026, Peneliti Muda Berpeluang Raih Pendanaan Rp30 Juta
  • BRIDA NTB Siapkan Sayembara Riset 2026, Peneliti Muda Berpeluang Raih Pendanaan Rp30 Juta
  • BRIDA NTB Siapkan Sayembara Riset 2026, Peneliti Muda Berpeluang Raih Pendanaan Rp30 Juta
  • BRIDA NTB Siapkan Sayembara Riset 2026, Peneliti Muda Berpeluang Raih Pendanaan Rp30 Juta
  • BRIDA NTB Siapkan Sayembara Riset 2026, Peneliti Muda Berpeluang Raih Pendanaan Rp30 Juta
  • BRIDA NTB Siapkan Sayembara Riset 2026, Peneliti Muda Berpeluang Raih Pendanaan Rp30 Juta