Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak

Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak
Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak

LOMBOK TIMUR, PantauKabar.com - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin meminta manajemen RSUD dr. R. Soedjono Selong segera melakukan pembenahan terhadap pelayanan kepada masyarakat.

 Peringatan itu disampaikan menyusul adanya keluhan terkait pelayanan pasien, termasuk antrean di poliklinik, layanan peserta BPJS, ketersediaan obat, serta waktu tunggu pengambilan obat.

Bupati menegaskan, pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Ia bahkan mengingatkan jajaran rumah sakit agar segera melakukan evaluasi dan pembenahan sebelum dirinya turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak).

“Segera benahi pelayanan. Jangan sampai saya turun sidak mendadak,” tegas Haerul Warisin,03/10/2026.

Keluhan mengenai antrean pengambilan obat di RSUD dr. R. Soedjono Selong sebelumnya memang telah mendapat perhatian dari pihak rumah sakit. 

Manajemen membuka depo farmasi baru untuk enam poli rawat jalan sebagai salah satu langkah mengurai antrean dan mempercepat pelayanan obat.

Selain RSUD dr. R. Soedjono Selong, Bupati juga menyatakan akan melakukan pengecekan terhadap pelayanan di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Lombok Timur.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan di tingkat rumah sakit maupun puskesmas berjalan sesuai standar dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Bupati meminta seluruh jajaran fasilitas kesehatan tidak menganggap remeh setiap keluhan masyarakat. 

Menurutnya, persoalan antrean, pelayanan pasien, hingga ketersediaan obat harus menjadi bahan evaluasi dan segera dicarikan solusi.

Bupati Haerul Warisin sebelumnya juga pernah melakukan sidak ke RSUD dr. R. Soedjono Selong pada Juli 2025 setelah menerima keluhan masyarakat terkait pelayanan pasien BPJS dan ketersediaan obat. 

Saat itu, ia meminta pelayanan terus diperbaiki, terutama untuk mengurangi antrean pasien.

Dengan rencana pengecekan kembali ke sejumlah fasilitas kesehatan, pemerintah daerah menegaskan pentingnya pelayanan yang cepat, tertib, dan tidak membedakan pasien berdasarkan status kepesertaan jaminan kesehatan. 

RSUD sendiri menyatakan pelayanan farmasi dan layanan medis ditujukan bagi seluruh pasien sesuai standar rumah sakit.

Duta jr 10
Penulis Kontributor
Duta jr 10
Kontributor Pantau Kabar
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak
  • Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak
  • Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak
  • Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak
  • Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak
  • Bupati Haerul Warisin Warning RSUD Soedjono Selong: Benahi Pelayanan, Sebelum Saya Sidak Mendadak