SK Amil Baznas Lombok Timur 2025-2030 Terbit, Isu Pergantian Ketua dan Waka Masih Tunggu Kepastian
![]() |
| SK Amil Baznas Lombok Timur 2025-2030 Terbit, Isu Pergantian Ketua dan Waka Masih Tunggu Kepastian/Dok. Kantor Baznas Lombok Timur |
LOMBOK TIMUR, PantauKabar.com - Struktur internal Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur mulai menjadi sorotan. Di tengah munculnya informasi mengenai dugaan perombakan jajaran pimpinan, beredar pula dokumen Surat Keputusan (SK) Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur yang memuat susunan amil pelaksana periode 2025–2030.
Dokumen tersebut tercantum sebagai SK Ketua Baznas Kabupaten Lombok Timur Nomor 01/SK/BAZNAS-LOTIM/VII/2025 tentang Pengangkatan Amil Pelaksana pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur periode 2025–2030.
Dalam SK tersebut, sedikitnya terdapat 14 amil tetap yang ditempatkan pada sejumlah posisi strategis di lingkungan Baznas Lombok Timur.
Di antaranya Hanudin, S.Ap sebagai Sekretaris, Nurul Hadi, SS sebagai Kepala Pelaksana, Lalu Fadli Said sebagai Kepala Bagian Pengumpulan, serta Nani Handayani, A.Md sebagai Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan.
Selanjutnya, Syamsul Hadi, S.Pd tercatat sebagai Kepala Bagian Keuangan dan Pelaporan, H. Inggu Hardi, S.Ap sebagai Kepala Bagian Administrasi, SDM dan Umum, serta Amrullah Arafah, M.Pd sebagai Kepala Bagian Data dan IT.
Dokumen itu juga mencantumkan Endang Susianti Ekoproyо, S.Pd sebagai Bendahara Penerimaan dan Hj. Sahur, S.Pi sebagai Bendahara Pengeluaran.
Sementara pada level kepala subbagian, tercatat Muliadi sebagai Kepala Sub Bagian Pengumpulan, Masrul Agus sebagai Kepala Sub Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan, Mirwan, M.Pd sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan dan Pelaporan, Muhammad Ilham Jauhari, S.Pd.I sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi dan SDM, serta Muhammad Al Watani, S.HI sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Sarana dan Prasarana.
Namun, dokumen yang beredar tersebut tidak memuat keputusan mengenai pergantian Ketua maupun Wakil Ketua (Waka) Baznas. Karena itu, informasi mengenai adanya Ketua dan beberapa Waka yang terancam diganti masih perlu dikonfirmasi kepada pihak Baznas maupun pihak berwenang.
Munculnya kabar tersebut disebut telah membuat sejumlah pihak di internal Baznas mempertanyakan arah penataan organisasi.
" Kami juga meminta kepada bupati lombok timur agar memperhatikan kami juga jangan kami sebagai sempel sementara dalam jabatan," Katannya, slaah satu tim dari bupati enggan di sebut namannya.
"Kami juga mmeninta agar ketua dan jajaran waka di baznas di ganti total karena dalam lingkup baznas terlihat berbagai macam kubu yang membuat lingkup baznas saling geser," Harapannya ke Bupati.
Terlebih, Baznas merupakan lembaga yang mengelola dana zakat, infak dan sedekah masyarakat. Setiap perubahan dalam struktur kelembagaan semestinya dilakukan secara transparan, sesuai ketentuan, serta tidak menimbulkan polemik di internal.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari Bupati Lombok Timur mengenai pergantian Ketua dan Wakil Ketua Baznas Lombok Timur.
