MotoGP Mandalika 2026 Makin Dekat, Persiapan NTB Dikebut dan 145 Ribu Penonton Ditargetkan
![]() |
| Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, akan kembali menjadi arena pertarungan para pembalap MotoGP pada 2026. |
LOMBOK TENGAH, NTB, PantauKabar.com - Gelaran MotorGP Mandalika 2026 semakin dekat. Berbagai macam persiapan telah mulai dikebut demin menyambut kedatangan puluhan ribu penonton dari berbagai daerah dan mancanegara.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemerintah Provinsi NTB menargetkan jumlah penonton mencapai lebih dari 145.000 orang selama tiga hari penyelenggaraan.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, suasana persiapan di kawasan Mandalika mulai meningkat. Bukan hanya dari kesiapan sirkuit, perhatian juga diarahkan pada keamanan, lalu lintas, transportasi, akomodasi, kesehatan hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Survei tersebut dilakukan untuk mematangkan skema manajemen dan rekayasa lalu lintas menjelang MotoGP Mandalika 2026. Jalur tersebut nantinya akan dipadati penonton, pembalap, kru, official, serta masyarakat yang keluar-masuk kawasan sirkuit.
Dirlantas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso mengatakan pemetaan dilakukan sejak awal untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama ajang berlangsung.
Artinya, persoalan lalu lintas menjadi salah satu perhatian penting. Dengan puluhan ribu penonton yang datang dalam waktu hampir bersamaan, kelancaran perjalanan menuju dan meninggalkan sirkuit menjadi tantangan tersendiri.
Polisi juga akan terus melakukan pengecekan dan menyempurnakan skema rekayasa lalu lintas hingga MotoGP berlangsung.
Titik Rawan di Kawasan Mandalika Turut Dipantau
Tidak hanya lalu lintas, aspek keamanan juga mulai diperkuat. Unit Reaksi Cepat Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB telah melakukan patroli sekaligus pemetaan sejumlah titik yang dianggap memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Mandalika.
Patroli tersebut dilakukan dengan menyusuri sejumlah jalur mulai dari kawasan Kota Mataram hingga menuju Bundaran Bandara Internasional Lombok dan kawasan KEK Mandalika. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif menjelang MotoGP Mandalika 2026.
Persiapan keamanan menjadi penting karena MotoGP bukan sekadar pertandingan olahraga. Dalam satu akhir pekan, Mandalika akan menjadi pusat perhatian ribuan wisatawan, penggemar balap, pekerja, pelaku usaha, hingga masyarakat lokal.
145 Ribu Penonton Jadi Target MotoGP Mandalika 2026
Besarnya perhatian terhadap MotoGP Mandalika 2026 terlihat dari target penonton yang dipasang pemerintah.
Pemprov NTB menargetkan lebih dari 145.000 penonton hadir selama tiga hari pelaksanaan. Target tersebut menunjukkan besarnya potensi MotoGP terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Pemerintah NTB sebelumnya menegaskan bahwa penyelenggaraan MotoGP tidak hanya dipandang sebagai ajang balap motor kelas dunia. Event ini juga menjadi momentum untuk memperkuat posisi NTB sebagai destinasi sport tourism dan memperkenalkan Lombok kepada wisatawan internasional.
Bagi pelaku usaha lokal, meningkatnya jumlah wisatawan juga dapat menjadi peluang. Hotel, restoran, transportasi, UMKM, pusat oleh-oleh hingga pelaku ekonomi kreatif berpotensi mendapatkan dampak positif dari tingginya mobilitas pengunjung.
Namun, meningkatnya permintaan juga perlu diikuti dengan pelayanan yang baik. Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB bahkan mendorong pelaku perhotelan agar tidak menaikkan harga secara berlebihan selama periode MotoGP.
Bandara Lombok Siapkan Layanan Khusus
Persiapan MotoGP Mandalika 2026 juga merambah sektor transportasi udara.
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menyiapkan layanan dan pengamanan khusus untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan MotoGP. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah rencana operasional bandara selama 24 jam untuk mendukung layanan kargo MotoGP.
Langkah ini penting karena penyelenggaraan MotoGP membutuhkan pergerakan logistik dalam jumlah besar. Selain penonton, terdapat pula kebutuhan pembalap, tim, kru, peralatan balap, serta berbagai perlengkapan pendukung event.
Dengan demikian, keberhasilan MotoGP Mandalika tidak hanya ditentukan oleh jalannya balapan di lintasan, tetapi juga oleh bagaimana seluruh ekosistem pendukung mampu bekerja secara terkoordinasi.
130 Shuttle Bus Disiapkan untuk Penonton
Untuk membantu mobilitas penonton, ITDC juga menyiapkan 130 shuttle bus selama penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026.
Shuttle bus tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus memberikan alternatif transportasi bagi penonton yang menuju maupun meninggalkan kawasan sirkuit.
Persiapan transportasi menjadi semakin penting mengingat target penonton mencapai lebih dari 145 ribu orang. Jika sebagian besar penonton menggunakan kendaraan pribadi secara bersamaan, potensi kemacetan tentu akan semakin besar.
Karena itu, pengaturan transportasi, parkir, jalur keluar-masuk dan rekayasa lalu lintas menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kesuksesan MotoGP Mandalika 2026.
Kesiapsiagaan Bencana Juga Jadi Perhatian
Menariknya, persiapan MotoGP tahun ini tidak hanya berfokus pada keamanan dan transportasi.
BPBD NTB bersama TNI dan BMKG telah melakukan koordinasi untuk menghadapi berbagai potensi risiko bencana, mulai dari cuaca ekstrem, gempa bumi, kebakaran hingga kondisi darurat lainnya.
BMKG juga menyiapkan pemantauan cuaca di sekitar kawasan Mandalika. Informasi cuaca akan diperbarui secara berkala selama periode pelaksanaan event untuk membantu mendukung keselamatan seluruh pihak.
Hal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dipersiapkan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Bukan hanya bagaimana balapan berlangsung sukses, tetapi juga bagaimana penonton, pembalap, kru, pekerja dan masyarakat sekitar dapat merasa aman.
Mandalika Bersiap Menjadi Pusat Perhatian Dunia
Dengan semakin dekatnya jadwal MotoGP Mandalika 2026, Lombok kembali bersiap menyambut salah satu event olahraga terbesar di Indonesia.
Bagi NTB, MotoGP bukan hanya tentang suara mesin motor yang meraung di lintasan. Event ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Lombok mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional sekaligus destinasi wisata kelas dunia.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, jutaan pasang mata akan kembali tertuju ke Mandalika pada Oktober mendatang.
Kini, hitungan menuju MotoGP Mandalika 2026 semakin pendek. Polisi mematangkan lalu lintas, keamanan diperkuat, bandara bersiap, shuttle bus disiapkan, sementara pemerintah mengejar target lebih dari 145 ribu penonton.
Mandalika bersiap. Lombok kembali menjadi panggung dunia.
