Viral! Video Pesta di Karawang, Manajemen TNM Buka Suara & Satpol PP Layangkan Panggilan

Viral! Diduga pesta gay di Karawang (Sumber foto: tangkapan layar @linggau new)
KARAWANG, PantauKabar.com - Video viral aksi pesta gay yang dilakukan di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Karawang memicu desakan keras dari berbagai pihak. Dalam video amatir yang berdurasi 12 detik tersebut, terlihat sejumlah pria muda saling berpelukan erat, merangkul leher, dan bahu satu sama lain sembari berjoget mengikuti dentuman musik.

Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Kebijakan (PUSTAKA), Dian Suryana, meminta kepolisian segera bertindak.

“Aparat harus menelusuri apakah ada unsur pidana kesusilaan di sini. Bukan hanya pelaku, penyelenggara dan pengelola THM juga harus dimintai pertanggungjawaban jika terbukti membiarkan atau memfasilitasi,” tegas Dian saat diwawancarai, pada Selasa (9/6/2026).

Dian merujuk pada Pasal 406 UU No. 1/2023 tentang KUHP dan UU No. 44/2008 tentang Pornografi sebagai landasan hukum yang bisa digunakan. Terkait langkah Pemkab Karawang yang menutup sementara THM tersebut, Dian memberikan apresiasi. Baginya, tindakan administratif ini sangat penting sebagai bagian dari pengawasan, sementara proses hukum tetap berjalan di jalur berbeda.

Terkait kehebohan publik ini, Manajemen Theatre Night Mart (TNM) selaku lokasi kejadian akhirnya buka suara.

Manajer Operasional TNM, Tomi Wijaya, membenarkan adanya peristiwa tersebut di tempatnya, namun ia secara tegas menampik tudingan bahwa pihaknya mendukung atau membiarkan aksi tersebut.

“Kami sangat menyesalkan adanya kejadian yang kemudian viral di media sosial. Perlu kami tegaskan bahwa manajemen tidak mendukung segala bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh pengunjung di area kami,” ujar Tomi kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Tomi mengklaim bahwa para petugas di lapangan sebenarnya sudah menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP). Saat melihat tindakan tak pantas, petugas disebut langsung bertindak.

“Kami sudah menjalankan SOP yang ada. Petugas juga telah memberikan teguran kepada pengunjung yang terekam dalam video tersebut,” katanya.

Insiden ini diakui Tomi akan menjadi bahan evaluasi besar-besaran bagi pihak manajemen TNM agar kecolongan serupa tak lagi terjadi.

“Kami akan memperketat pengawasan dan melakukan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Ke depan kami berkomitmen untuk lebih meningkatkan kontrol terhadap aktivitas pengunjung,” ujarnya.

“Kami tidak ingin hal seperti ini terulang lagi. Ini menjadi perhatian serius bagi kami untuk melakukan pembenahan ke depan,” tutup Tomi.

Menariknya, ketika disinggung oleh awak media mengenai izin operasional tempat hiburan maupun peredaran minuman beralkohol, Tomi memilih untuk enggan berkomentar banyak.

“Saya fokus menjelaskan persoalan yang sedang viral ini saja,” singkatnya.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Karawang, DA Prasetya Wirabrata, membenarkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi tempat hiburan malam yang terekam dalam video amatir tersebut.

​"Kami sudah mendapatkan informasi terkait video itu dan langsung melayangkan surat pemanggilan kepada pihak pengelola tempat hiburan yang bersangkutan," ujar Prasetya saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026) malam.

​Minta Klarifikasi dan Jalankan SOP

​Prasetya menjelaskan bahwa langkah awal yang diambil oleh Satpol PP adalah meminta klarifikasi resmi dari manajemen atau pengelola tempat hiburan tersebut. Hal ini dilakukan untuk menguji kebenaran narasi yang beredar di media sosial dan memastikan fakta riil di lapangan.

​"Secepatnya pengelola akan kami mintai klarifikasi. Setelah itu kami akan menjalankan prosedur sesuai dengan SOP yang berlaku," tegasnya.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang bergerak cepat menanggapi video viral yang menarasikan adanya dugaan pesta gay di salah satu tempat hiburan malam di wilayah Karawang. Pihak penegak perda kini telah mengantongi identitas lokasi dan langsung memanggil pihak pengelola.

Tersalin 👍