Viral, Polisi Tuban Aniaya Pengamen Badut


Polisi Aniaya Badut di Tuban (Sumber foto: Tangkapan layar)JAKARTA, (Pantaukabar.com) - Polisi Tuban aniaya Pengamen Badut.

‎Pengamen dengan kostum badut di Tuban, Jawa Timur, mendapat perlakuan kasar dari seorang pemotor setelah keduanya tak sengaja bersenggolan. Video penganiayaan itu viral di media sosial.

‎Kronologi Polisi Tuban Aniaya Badut.

‎Belakangan diketahui, pemotor adalah polisi yang berdinas di Polres Tuban. Peristiwa itu terjadi Rabu (3/6/2026) malam. Dalam rekaman video yang beredar, pengamen dengan kostum badut terlihat berusaha menyeberang jalan. Tetapi, ia tidak sengaja bersenggolan dengan seorang pengendara motor.

‎Insiden tak sengaja itu rupanya menyulut emosi pelaku. Pemotor sampai berputar arah untuk menghampiri pengamen badut. Saat itulah, kekerasan terjadi.

‎Vidio pendek yang merekam kejadian tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memantik kemarahan masyarakat.

Setelah kejadian itu viral di media sosial, keduanya sepakat berdamai. Polisi tersebut memberikan Rp 150 ribu buat biaya berobat pada korban. Pengamen asal Jawa Tengah itu juga disebut menerima perdamaian yang terjadi dan persoalan selesai.

‎"Kasusnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan pengendara juga telah memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami," kata Kasi Propam Polres Tuban, Iptu Abdul Latif Reksonegoro.

‎Mediasi antara korban dan pelaku terjadi di kantor polisi. Uang itu diberikan kepada korban sebagai ganti biaya berobat.

‎"Sudah berdamai keduanya sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dan korban juga diberikan uang Rp 150 ribu," katanya.

‎Meski keduanya sepakat berdamai, Polres Tuban berjanji tetap memproses pelanggaran etik bagi polisi tersebut karena diduga melanggar peraturan.

‎"Tapi untuk pelanggaran kode etik polisi kita tetap proses," tegasnya.

‎Hal itu bentuk ketegasan pihaknya bahwa tidak ada polisi yang kebal hukum. Jika memang bersalah, propam akan menindak dan melakukan sidang.

‎Salah satu pegiat media sosial Tiktok juga mengomentari perihal masalah tersebut. Iya mengatakan bahwa, "harus diusut, jujur sakit hati banget kalo diselesaikan secara kekeluargaan, bapaknya itu di intimidasi loh bahkan gada yang melerai sama sekali, hidup cuma sekali tolong jadi orang baik!" komennya.

 

 

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Viral, Polisi Tuban Aniaya Pengamen Badut
  • Viral, Polisi Tuban Aniaya Pengamen Badut
  • Viral, Polisi Tuban Aniaya Pengamen Badut
  • Viral, Polisi Tuban Aniaya Pengamen Badut
  • Viral, Polisi Tuban Aniaya Pengamen Badut
  • Viral, Polisi Tuban Aniaya Pengamen Badut