Tragis! Gara-gara Putus Cinta, Mahasiswi Ditembak Mantan pacarnya

Tragis! Gara-gara Putus Cinta Mahasiswi di Tembak Mantan pacarnya
Barang bukti yang dipakai pelaku

Samarinda, PantauKabar.com - Berdasarkan data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri, sepanjang 2025 tercatat 45.165 kasus penganiayaan di seluruh Indonesia. 

‎Angka ini menempatkan penganiayaan sebagai salah satu kejahatan konvensional terbanyak, bahkan berada di posisi ketiga secara nasional.

‎Ironisnya, banyak kasus terjadi di lingkungan terdekat, mulai dari hubungan suami-istri, orang tua dan anak, hingga relasi pacaran yang berujung kekerasan.

‎Terbaru, publik kembali dihebohkan oleh vidio yang beredar luas dijagat Maya tentang kasus penembakan seorang mahasiswi oleh mantan kekasihnya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang menambah daftar panjang kekerasan dalam relasi personal.

‎Video detik-detik kejadian yang menimpa mahasiswi berinisial LA (20) sempat terekam kamera CCTV lalu viral lewat media sosial, seperti diunggah akun Tiktok @Klik_Kaltim.

‎Pada awalnya memperlihatkan suasana sepi di di kawasan Jalan P. Suryanata, Perumahan Graha Indah, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, pada Jumat (12/6/2026) sekira pukul 22.25 Wita.

‎LA kala itu baru saja tiba di rumahnya, sepulang kuliah.

‎Sedangkan daerah asalnya dari Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

‎LA tidak sadar bahwa dia sedang diintai oleh mantan pacarnya, mahasiswa berinisial MZF.

‎Pemuda 22 tahun itu juga berasal dari satu daerah dengan korban.

‎Pelau MZF dengan tega menembak kepala LA menggunakan senapan angin.

‎"Tolong...tolong," jeritan pilu dari korban LA terdengar dari rekaman CCTV.

‎Usai melakukan aksinya, pelaku kabur dengan jalan santai dan mengenakan pakaian serba hitam.

‎Hingga Rabu (17/6/2026), video tersebut sudah ditonton ribuan kali.

‎Warganet ikut meramaikan dengan berbagai komentarnya.

‎Usai kejadian, ayah korban bernama Suryanto (56), melaporkan peristiwa itu ke Polsek Samarinda Ulu.

‎Petugas bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara, mengecek CCTV, dan memintai keterangan saksi-saksi.

‎Pelaku akhirnya bisa diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu empat jam setelah kejadian, pada Sabtu dini hari, 13 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 Wita.

‎Ia bersembunyi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang.

‎Sementara korban mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang sebelah kiri dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

‎Motif Pelaku Gara-gara Sakit Hati

‎Panit 1 Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda Erry Irawan membenarkan telah menangkap pelaku.

‎Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan menggunakan senapan angin terhadap korban. 

‎Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senapan angin rakitan jenis CPC 4000, wadah berisi amunisi, satu amunisi bekas tembakan, sepasang sarung tangan medis, jaket hitam, celana panjang hitam, serta hasil Visum et Repertum korban.

‎Ditanya motif, Ipda Erry menyebut pelaku tidak terima diputuskan hubungan oleh korban.

‎Laki-lakinya tidak mau, ditambah ada kata-kata dari korban yang dinilai menyakitkan hati pelaku."

‎"Jadi memang ada unsur kesengajaan akibat sakit hati tersebut," ujarnya, dikutip dari TribunKaltim.co.

‎Ipda Erry melanjutkan, korban tidak terluka parah.

‎Beruntung, peluru tidak bersarang di tengkoraknya.

Al-Majhul
Penulis Kontributor
Al-Majhul
AKU TIDAK DIKENAL TAPI TULISAN INI AKAN KAU INGAT
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Tragis! Gara-gara Putus Cinta, Mahasiswi Ditembak Mantan pacarnya
  • Tragis! Gara-gara Putus Cinta, Mahasiswi Ditembak Mantan pacarnya
  • Tragis! Gara-gara Putus Cinta, Mahasiswi Ditembak Mantan pacarnya
  • Tragis! Gara-gara Putus Cinta, Mahasiswi Ditembak Mantan pacarnya
  • Tragis! Gara-gara Putus Cinta, Mahasiswi Ditembak Mantan pacarnya
  • Tragis! Gara-gara Putus Cinta, Mahasiswi Ditembak Mantan pacarnya