Tarik Ulur Selesai! Pilkades Serentak Lotim Disepakati 27 Januari 2027
![]() |
| Pilkades serentak di Lombok Timur digelar 27 Januari 2027 |
SELONG, Pantaukabar.com - Setelah perdebatan panjang dan tarik ulur kepentingan, Forum Komunikasi Kepala Desa FKKD, DPRD Lombok Timur, dan Pemerintah Daerah akhirnya mencapai titik temu. Pemilihan Kepala Desa Pilkades Serentak di Kabupaten Lombok Timur disepakati digelar 27 Januari 2027.
Kesepakatan terjadi dalam hearing di Kantor DPRD Lotim yang dihadiri Sekda Lombok Timur Juaini Taofik, anggota Komisi 1 DPRD, serta jajaran FKKD, Jumat 19/6/2026.
Ketua FKKD Lombok Timur, Khairul Ihsan menegaskan sejak awal pihaknya berkomitmen agar Pilkades dilaksanakan tahun 2026. Namun kendala regulasi dan anggaran membuat semua pihak mencari jalan tengah.
"Kami sejak awal sudah menyatakan bahwa pelaksanaan Pilkades 2026 adalah harga mati. Namun, kami juga harus memahami regulasi dan kondisi anggaran, sehingga yang kami cari adalah solusi yang saling menguntungkan," ucapnya.
Awalnya eksekutif mengusulkan Februari 2027. FKKD juga sadar memaksakan akhir 2026 bukan pilihan ideal. Akhirnya eksekutif mundur selangkah, FKKD maju selangkah. “Inilah bentuk kesepakatan bersama demi kepentingan masyarakat," katanya.
Khairul menyebut ada alasan mendasar FKKD mendorong percepatan. Kondisi sosial masyarakat mulai memanas meski di permukaan terlihat tenang. Terlalu lama dipimpin pejabat sementara juga ganggu efektivitas pelayanan desa. Ditambah beban biaya bakal calon yang berdekatan dengan bulan suci Ramadan.
Sekda Lotim, Juaini Taofik menyebut kesepakatan cepat karena semua pihak punya semangat sama: semakin cepat semakin baik. Namun Pemda hadapi kendala regulasi, salah satunya perubahan Perda sebagai tindak lanjut PP Nomor 16 Tahun 2026 turunan UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.
Ada 3 poin penting yang disesuaikan: 1) Perubahan jadwal Pilkades, 2) Aturan calon tunggal diperbolehkan setelah 2x perpanjangan pendaftaran, 3) Perangkat desa yang maju calon wajib mundur.
Awalnya tahapan direncanakan mulai 3 Agustus 2026, pencoblosan 3 Februari 2027. Pasca kesepakatan dimajukan: tahapan mulai 27 Juli 2026, pencoblosan 27 Januari 2027.
Pilkades serentak akan libatkan 126-128 desa di Lotim, termasuk desa yang masa jabatan Kadesnya habis Desember mendatang. Kebutuhan anggaran diperkirakan Rp10 miliar. “Efisiensi tetap prioritas di tengah keterbatasan anggaran, namun kualitas pelaksanaan Pilkades tidak boleh dikurangi," tegas Juaini.
